AMERIKA SERIKTA (USA)
Amerika Serikat memandang bahwa upaya-upaya untuk mengurangi deforestasi hutan harus dilakukan dengan konteks yang luas pada upaya pengelolaan hutan dan pembangunan yang berkelanjutan. Deforestasi hutan merupakan sumber emisi yang besar, dan emisi ini juga terjadi akibat degradasi lahan dan oleh karena itu peluangpeluang untuk meningkatkan cadangan karbon di lahan yang dikelola tetap sejalan dengan tujuan besar pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Amerika Serikat telah mendukung adanya prioritas untuk melestarikan hutan dan menurunkan emisi dari deforestasi hutan kepada berbagai badan lembaga yang ada.
Kedua aktifitas tingkat nasional dan tingkat proyek memiliki kekuatan dan kelemahan dan perlu eksplorasi lebih jauh. Pendekatan berdasarkan proyek berguna untuk mengatasi permasalahan yang khusus dan dapat memastikan bahwa ada hubungan akibat antara aksi dan respon. Emisi yang berlebihan atau kebocoran karbon merupakan permasalahan metodologi kunci yang terkait dengan REDD pada skala proyek/sub nasional, akan tetapi juga dapat terjadi dengan penghitungan tingkat nasional. Pendekatan nasional memiliki ruang lingkup yang lebih luas dan dapat mengatasi perpindahan emisi di perbatasan negara. Akan tetapi pendekatan nasional akan lebih sulit untuk mengukur dampak perubahan kebijakan trend emisi nasional. Kedua pendekatan berdasarkan proyek dan nasional harus tetap konsisten dengan Panduaan Pelaksanaan dari Panel Antar Pemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC) tentang Pemanfaatan Lahan, Perubahan Pemanfaatan Lahan, dan Kehutanan (LULUCF).
Permasalahan definisi harus dikaji sebagai bagian dari program pekerjaan teknis; definisi yang jelas dan adanya ketetapan definisi untuk degradasi hutan pada konteks REDD sangat diperlukan.

