Institute for Sustainable Development and International Relations (IDDRI) & Centre d'Études et de Recherches sur le Développement International (CERDI)
Metodologi “Kompensasi untuk Upaya yang Berhasil” yang diajukan oleh IDDRI dan CERDI bertujuan untuk mencari jalan keluar terhadap permasalahan metodologi penghitungan acuan dasar yang digunakan oleh proposal lainnya.
Penulis menyoroti permasalahan tematik dalam menghitung pengurangan emisi yang bergantung pada perkiraan yang belum pasti atau negosiasi nilai yang belum tentu adanya. Mereka menyarankan bahwa metodologi tersebut dapat menghasilkan nilai kredit “palsu” dan kesalahan penghitungan sumber daya keuangan yang kemudian akan melemahkan efisiensi mekanisme REDD.
Oleh karena itu proposal mereka menyarankan bahwa dana REDD mendukung kebijakan dan langkah-langkah domestik dari negara tertentu untuk menghindari deforestasi hutan (disebut dengan” upaya yang berhasil”). Untuk mengidentifikasi efektifitas upaya-upaya ini, penulis menggunakan model ekonometrik yang secara jelas memperhatikan pendorong struktural terjadinya deforestasi hutan, sehingga perlu menggunakan nilai riil selama penghitungan nilai kredit. Semua efek yang merupakan bukan sebagai akibat pendorong struktural diasumsikan sebagai akibat aksi domestik dan jika positif dapat digunakan sebagai kriteria untuk membuat keputusan pembiayaan lebih lanjut.

