Joanneum Research

Authors & Editors
Authors (individual): 
Proposal Title: 
PENDEKATAN KORIDOR
Date: 
February, 2007
Summary: 

“Pendekatan Koridor” yang diserahkan oleh Joanneum Research, Joanneum Research, UCS, WHRC, IPAM mengajukan penggunaan koridor – yaitu jarak antara tingkat referensi yang tinggi dan rendah – untuk mengatasi permasalahan faktor tahunan yang berbeda yang mendorong laju deforestasi. Negara-negara akan menetapkan tingkat referensi yang rendah dan tinggi untuk emisi, baik melalui negosiasi ataupun tidak, berdasarkan pada emisi selama jangka waktu historis yang disepakati.

Jika emisi di satu negara di bawah tingkat referensi yang rendah, maka negara tesebut akan menghasilkan kredit. Ada dua cara untuk mengatasi emisi tersebut di dalam ruang lingkup koridor. Varian 1, jika di satu negara emisi naik di atas tingkat referensi yang tinggi, maka akan dikenakan debit untuk nilai kredit yang akan datang. Untuk emisi masih di dalam ruang lingkup koridor, nilai kredit dapat bertambah tapi ini tidak memenuhi syarat untuk ditebus atau dijual hingga tingkat emisi menurun di bawah batas rendah. Dalam Varian 2, tidak ada debit yang bertambah untuk emisi di atas tingkat referensi yang tinggi. Emisi di dalam ruang lingkup koridor akan didiskon; nilai kredit per ton emisi akan naik dari nilai 0 pada tingkat referensi tinggi ke nilai 1 pada tingkat referensi rendah.

Keuntungan menyimpan kredit di dalam varian 1 yaitu dapat menghindari potensi kesulitan dalam negosiasi untuk tingkat diskon tertentu, dan juga adanya kemungkinan persepsi bahwa pengurangan emisi di dalam ruang lingkup koridor merupakan nilai kedua. Kentungan mendiskon nilai kredit di varian 2 yaitu dapat memberikan insentif keuangan yang lebih awal dan lebih tetap, karena tidak adanya keterlambatan waktu dengan cara menyimpan nilai kredit hingga tingkat referensi yang rendah tercapai. 

Options
Scope: 
Deforestation
Degradation
Reference Level: 
Historical Adjusted
Financing: 
Direct Market
Phased Approach
Scale: 
Sub-national
National