Terrestrial Carbon Group (TCG)
TCG menunjukkan bahwa semua jenis karbon terrestrial penting untuk mengatasi perubahan iklim dan oleh karena itu harus dimasukkan dalam semua upaya tanggap perubahan iklim di masa yang datang. Pada awalnya terrestrial ini mencakup lahan gambut, hutan, dan tanah yang dapat menjadi hutan skunder; kawasan lain dapat dikembangkan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Dalam proposal ini, negara-negara berkembang akan dialokasikan dengan ‘anggaran karbon terrestrial nasional’ dimana negara-negara ini dapat melakukan emisi dalam jangka waktu yang tetap (misalnya 5 tahun) di masa yang akan datang. Anggaran nasional dapat diartikan sebagai karbon terrestrial yang merupakan karbon terrestrial yang tidak dilindungi pada waktu yang ditetapkan sebelumnya; ‘dilindungi’ mengacu pada karbon yang saat ini dilindungi secara hukum; tidak akan terjadi emisi pada jangka waktu yang telah ditetapkan karena hambatan ekonomi ataupun hambatan biofisik. Sistem ini oleh karena itu diterapkan untuk negara-negara berkembang dengan keadaan terrestrial yang berbeda-beda pada saat sekarang dan terdahulu.
Dengan sistem yang diusulkan ini, nilai kredit akan diberikan apabila emisi kurang dari anggaran nasional dan atau adanya karbon terrestrial baru yang dilindungi, sehingga aman dari ke-permanen-an karbon. Pendapatan bisa dihasilkan dari beragam mekanisme baik atas dasar pasar ataupun pendanaan. Sistem ini bergantung pada penghitungan dan pemauntauan karbon terrestrial nasional, tetapi mendorong aktifitas tingkat nasional dan tingkat sub nasional sekaligus mendorong partisipasi sektor swasta dan masyarakat sipil.

